Mempersiapkan Portfolio Anda

Ada 2 hal penting untuk dipertimbangkan ketika mempersiapkan portofolio Anda: Apa yang harus dimasukkan di dalamnya, dan bagaimana untuk mempresentasikannya. 

TUJUAN PORTFOLIO 

Portfolio haruslah memberikan gambaran tingkat bakat dan kemampuan serta kreativitas, dan terpenting merupakan cerminan dari ambisi dan antusiasme. Foto-foto anda harus kuat dari segi komposisi serta mengerti betul akan pencahayaan dan kemampuan menangkap moment.

Hal ini menunjukkan anda memahami tugas lapangan dan kapan harus menggunakan rana lambat dan kapan menggunakan rana cepat. Seorang “majikan” akan melihat bagaimana Anda memotret dalam berbagai jenis tugas, seperti berita spot, fitur, seni, dan olahraga. Mereka juga akan melihat apakah anda konsisten memotret karena ini berkaitan dengan tingkat produktivitas. Presentasi sangat penting dalam portfolio. Lalu bagian-bagian apa saja dalam portfolio ?

Portfolio seharusnya tidak hanya mencakup penampang pekerjaan anda, tetapi juga harus selalu diperbaharui, diisi dengan 3 hingga 4 referensi, lembar keterangan foto yang menceritakan foto masing-masing, terdapat juga mailing list. 

Sementara foto dapat disajikan secara slide, mounted cetakan foto, digital foto pada CD, dan halaman web. Seorang Foto Editor adalah orang yang sibuk dan mereka menerima banyak portfolio. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu anda agar “mereka” melihat portfolio anda:

  • MAKE IT EASY TO SEE : Anda ingin mempresentasikan hasil kerja anda dimana tidak mengambil banyak waktu mereka atau dalam cara yang nyaman. Beberapa Editor Foto mungkin merasa nyaman jika portfolio anda ada pada situs web, karena portfoliio dalam CD biasanya mengganggu pekerjaan mereka. Beberapa mungkin suka dengan cara foto slide, dan yang lain suka dengan CD. 
  • SELF ADDRESSED STAMPED ENVELOPE : Sertakan perangko balasan, karena anda akan mengetahui respon terhadap portfolio anda. 
  • CLEAN AND NEAT : Saat presentasi lakukan sesempurna mungkin. Slide harus dipasang secara benar. Kecerobohan akan membuat prespektif negatif pada anda. Mereka akan mengatakan bahwa anda tidak peduli atau tidak bangga dalam pekerjaan anda.
  • TOP QUALITY IS A MUST : Foto anda harus sempurna, mencerminkan realitas dan yang melihat tidak terganggu oleh ketidaksempurnaan dalam melihat gambar. Jangan biarkan foto dengan pencahayaan yang buruk anda tampilkan kecuali itu sebuah foto art. Pastikan foto anda tidak terlalu gelap atau terlalu terang. Para pemeriksa portfolio tidak akan menanyakan cetakan foto digital atau tidak – mereka hanya tahu bahwa foto anda sempurna dalam cetakan warna yang indah.
  • KEEP IT ORDERLY : anda mungkn ingin mempertimbangkan untuk menempatkan pekerjaan anda di folder dengan lembaran kontak dan keterangan pada satu bagian dan melanjutkan dengan referensi dan surat lain. 
  • RESUME AT A GLANCE : Jangan lupa untuk menyertakan resume anda. Seorang “majikan” akan melihat semua sisi kemampuan anda, juga dengan milirik resume anda. Tetapi tetap anda harus menyertakan surat pengantar singkat, jangan terlalu banyak hingga memakan waktu.
WHICH PHOTOS DO I PUT IN OR TAKE OUT 

Salah satu aspek yang paling sulit dalam portfolio adalah memutuskan foto apa yang dimasukan atau apa yang tidak. Setiap orang termasuk saya mempunyai ide yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan bahwa portfolio hanya berisi 12 foto saja, sementara lainnya mengatakan harus 24 foto. Ada yang bilang portfolio harus mencakup banyak bidang pemotretan, sementara ada juga yang mengatakan bahwa cukup diwakilkan saja. 

Apa pun (menurut saya), tidak ada aturan baku atau khusus dalam penempatan foto di portfolio, meski beberapa orang mengatakan ada. 

Di bawah ini ada beberapa pendapat dari Editor Foto 

Jim McKnight
Photo Chief
Associated Press / Albany
   “NO “famous” people.  Beginning photojournalist seem to think that it is important to include some “famous” person in their portfolio.  Most times the image would not be put in anyone’s portfolio if it were not a famous person.

    Less is better and never two of the same thing.   Never, never have two images from the same sport.  This allows the viewer to think ” image A is better than B, why did the photog put B in their portfolio?  They should know that A is better and therefore left out B.”

    Put different sports in the portfolio.  Stay away from football, hockey,
baseball, all the normal stuff.   The viewer may have just put down the
latest Sports mag with some knock-your-socks-off images of the sport you
have in your portfolio.  Bet you don’t see many curling, soccer, bocci,
lacrosse, field hockey, speed skating, or snow boarding in most sports
portfolios.

    And lastly, no clippings.   I don’t care if you have ever been
published.  I only care about the images you produce.
    So you now have had an interview at the Daily Weekly.  How do you keep
bugging them about a job without bugging them?  Use the medium.  Once a month
send them a photo postcard with your best image of that month. Don’t send a
letter.  Just a nice 4×6 or 5×7 print sent as a postcard with something like
” I shot this last week and thought you might like to see it”. They can put
it in your file, or toss it but it takes up little of their time to look at
the image. They don’t even need a letter opener.”


Bob Croslin
Staff Photographer
The Tampa Tribune
        Having looked at a bunch of digital portfolios lately, the thing that struck
me the most was that everyone of them had glitches:  Pictures wouldn’t show up,
some photos looked flaky, etc.
        I’ve heard it said before I agree:  Instead of a slide show app, do it with html.
Put together a clean and simple to navigate web site and save the whole thing to
removable media.
        Doing it this way will also ensure that it is cross-platform.  In my case, I
work for a paper that has PCs in the photo dept. and a few Macs in graphics.
It’s always a pain to find a Mac workstation so it’s work to look at some of the
portfolios.  In some cases, if it’s work to look at a digital portfolio when there is
a light table and a nicely presented slide portfolio sitting nearby –  the slide
portfolio will be the first to be looked at every time.



| T O M M Y  | n l f o r d . c o m |  


http://rcm.amazon.com/e/cm?t=tommag-20&o=1&p=8&l=bpl&asins=B001KUW3L8&fc1=000000&IS2=1&lt1=_blank&m=amazon&lc1=0000FF&bc1=000000&bg1=FFFFFF&f=ifr
http://rcm.amazon.com/e/cm?t=tommag-20&o=1&p=8&l=bpl&asins=B004UWS5SS&fc1=000000&IS2=1&lt1=_blank&m=amazon&lc1=0000FF&bc1=000000&bg1=FFFFFF&f=ifr
http://rcm.amazon.com/e/cm?t=tommag-20&o=1&p=8&l=bpl&asins=B0002FHEQ6&fc1=000000&IS2=1&lt1=_blank&m=amazon&lc1=0000FF&bc1=000000&bg1=FFFFFF&f=ifr


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s