Rahasia Mendapatkan Foto Indah Dengan Cahaya Rendah

Di bawah ini anda akan mendemukan rahasia foto suasana malam. Lampu-lampu jalan atau cahaya dari gedung-gedung di malam hari seringkali menambah keindahan foto itu sendiri. Persoalannya adalah cahaya ! Ya cahaya malam yang rendah sebenarnya justru membuat foto terlihat luar biasa. Dan jika anda sedang mencari cara untuk membuat atau ingin menghasilkan uang dari foto-foto malam hari, mungkin ada rahasia yang bisa diikuti seperti tertulis dalam laman picturecorrect.com berikut ini. 


Exposure : The Basics
Mengingat jumlah cahaya yang terbatas di malam hari, maka carilah exposure di mana cahaya yang cukup bisa mengena ke sensor kamera untuk membuat representasi yang akurat. Ini adalah untuk mencegah gambar terlihat terlalu terang atau “pecah” karena terlalu banyak cahaya, atau cahaya yang memang tidak mencukupi. 


Pengaturan kamera dapat diubah dengan mengendalikan exposure pada kamera anda. 

  • Aperture (f-stop) : f-stop rendah untuk memungkinkan banyak cahaya yang tertangkap. 
  • Kecepatan rana : Pilih kecepatan rana lambat agar sensor kamera yang terkena cahaya dapat berlangsung lama.
  • ISO : Pengaturan ISO yang lebih tinggi akan lebih sensitif terhadap cahaya.
Setiap pengambilan gambar, sebaiknya dilakukan lebih dari satu kali kombinasi dari pengaturan di atas tersebut. Hal ini agar anda menemukan exposure yang tepat. Light meter  kamera anda sebenarnya akan memberitahu anda bagaimana menggabungkan semuanya. Misal, jika anda memilih untuk memperbaiki ISO dan Aperture, kamera akan mengatur kecepatan rana yang benar. Atau ketika anda memilih ISO dan kecepatan rana, maka Aperture akan mengikuti. 
Jika anda mengatur kamera secara “auto” untuk semua ke-3 variabel ini maka akan diatur otomatis oleh kamera. Foto suasana malam yang baik, bagaimanapun kita harus melakukan lebih dari sekedar “auto”.


Setting Kamera Untuk Foto Malam
a. Wide open dengan lensa cepat
Ini adalah pilihan yang baik bagi fotografer yang ingin menangkap dengan cahaya rendah. Gunkanan lensa cepat dengan bukaan f/2.8 atau bahkan f/1.4 – lensa yang dapat membiarkan banyak cahaya masuk. Ini akan memberikan anda “depth of field” yang bagus bagi dimensi foto anda. Sementara anda mungkin dapat mengambil gambar pada kecepatan rana yang layak (sekitar 1/60 sec). Namun pada kecepatan rana lambat kemungkinan besar anda akan mendapatkan foto yang buram keculai jika anda berpikir untuk menggunakan tripod. 


Ini merupakan teknik penting jika anda hanya memiliki kamera yang lebih tua, dimana hanya memberikan kualitas yang baik pada pengaturan ISO rendah. Namun, ketika anda memiliki kamera dengan kualitas tinggi serta ISo yang baik, maka anda mungkin dapat mengeksploitasi “depth of field”-ISO rendah dengan bukaan rana lebar.


b. Jangan lupakan tripod dan ekspos lebih lama
Ini sangat ideal jika anda ingin menangkap adegan malam suasana pemandangan kota, misalnya, subyek anda tidak bergerak, sehingga anda memiliki waktu untuk mengatur segalanya. Pastikan “depth of field” lebih luas dengan memilih aperture f/8, perbaiki posisi kamera pada tripod dan autr kecepatan rana. Semuanya terganntung pada cahaya dalam adegan itu, bisa satu detik, beberapa detik, atau (untuk yang serius) beberapa menit dengan ISO rendah.


Tips : Waktu terbaik untuk mengambil foto pemandangan kota adalah setelah matahari terbenam, ketika masih ada sedikit ambien biru di langit. Jika anda menggunakan pengaturan metering dalam kamera, arahkan pengukuran pada langit untuk menentukan eksposure yang tepat.


c. Foto ISO tinggi
Hal ini sangat berguna (dan kadang-kadang tidak dapat dihindari) jika anda mengambil foto pada ruangan atau malam – atau saat penggunaan lampu kilat tidak diperbolehkan, atau mungkin anda tidak ingin menggunakan lampu kilat karena akan mengganggu subyek anda dan akan merusak foto.
Anda dapat memaksa kamera untuk lebih peka terhadap cahaya dengan meningkatkan ISO. Hal ini membuka kemungkinan mendapatkan foto tajam dalam keadaan gelap tanpa harus menggunakan flash atau bantuan tripod. Mengapa ? anda akan mampu mengambil gambar pada kecepatan rana yang lebih cepat, yang membantu menjaga gambar menjadi tajam.


Perhatikan : Meningkatkan ISO berarti bahwa anda akan mendapatkan foto yang lebih kasar.
Lilin Mahkamah Konstitusi oleh Tommy Satria. Foto ini dengan ISO tinggi sehingga gambar terlihat kasar seperti berbintik-bintik. 



Kamera Mana Yang Bagus ?


Kamera tertentu akan memberikan anda fleksibilitas yang lebih rendah pada cahaya karena mereka tampil baik pada pengaturan ISO tinggi. Kamera DSLR cenderung memiliki sensor lebih besar, mereka biasanya akan mengambil lebih tinggi ISO foto dari kamera kompak dengan sensor yang lebih kecil. Kamera DSLR terbaru memiliki full frame sensor luar biasa tinggi untuk kinerja ISO.


Berikut adalah daftar DSLR kamera yang mempunyai kemampuan tinggi : 

Nikon D3000
Canon EOS 500D
Nikon D5000
Canon EOS 550D
Nikon D300s
Canon EOS 7D
Canon EOS 5D MKII
Nikon D700
Nikon D3S
Canon EOS 1D MKIV



Selamat mencoba dan berkreasi dengan cahaya rendah. 
| tommysatria | 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s